Kamis, Januari 28, 2010

Untuk Hidup atau Hidup Untuk

Terkadang semuanya terasa penting dan terasa berat...
Hmmm...
Tapi sebenarnya mana yang lebih berarti.
Mencari uang UNTUK HIDUP
atau HIDUP UNTUK mencari uang.

Pilih mana yang paling benar....

Habis akalku...



Satu tahun setalah aku tidak menulis, setelah begitu banyak debu yang menghiasi hariku.
28 Januari 2010 - 15.02

Senin, Januari 19, 2009

Cintaku, Air Mataku


Besar rasa cintaku, besar pula air mata yang bermuara di pelupuk mataku
Saatku berusaha memandang setiap kenyataan dengan kepala yang tegak
Seketika aku harus segera menundukkan kepala
Karena indahmu tak seindah harapku



Gemerlapnya pesona dan tawa
Cerianya hati dan jiwa
Siapa yang pernah menduga ada belati di dalamnya yang siap menghujam?

Entah kapan belati itu akan ditancapkan
Jawabnya tergantung Sang Khalik
Ketika hari ini aku harus mulai melangkah dengan warna yang baru
Ku harap ku tetap tegar dan kau pun tetap kokoh
Sehingga tiap badai dapat terlewati dan tiap persinggahan jiwa dapat terpuaskan


Hanya doa dan iman yang bisa memelihara cintaku dan hentikan airmataku

12 Januari 2009
Will it be over? Or?

Rabu, November 26, 2008

Aku Percaya Kamu


Aku Percaya Kamu
Melebihi Apa Yang Orang Katakan Kepadaku
Aku Percaya Kamu
Tak Perduli Apa Yang Orang Katakan Tentang Kamu

Chorus :
Yang Kutahu Kau Selalu Sejukkan Hatiku
Yang Kutahu Kau Selalu Ada Di Saatku
Membutuhkanmu Kau Selalu Ada
Disaatku Rapuh

Aku Percaya Kamu
Hidup Ini Takkan Berarti Tanpa Kau Disisiku
Aku Percaya Kamu…ooo…
Kau Takkan Pernah Berhenti Tuk Selalu Mencintaiku

Back To Chorus:

Woo..Ooo..
Aaa..Aaa..Ooo…Ooo

Yang Kutahu Kau Selalu Sejukkan Hatiku
Yang Kutahu Kau Selalu Ada Di Saatku
Membutuhkanmu Kau Selalu Ada
Disaatku Rapuh (2x)
Disaatku Jatuh


By D'Massive

Sabtu, November 15, 2008

Serpihan Berbicara

Seberapa sering kita merasakan seperti ini :

"Aku beruntung memiliki hidup yang sekarang..."








Yang namanya beruntung atau bahasa yang lebih tepatnya bersyukur atas hidup biasanya kita rasakan dan kita ungkapkan hanya pada saat kebahagiaan datang.


Atau dengan kata lain waktu rejeki datang bertubi-tubi.














Aku...
Dalam kesendirian ini seringkali merasa sangat terhibur oleh kebaikanNya.















Dia ajari aku melihat bagaimana Dia memelihara aku melalui setiap makanan yang aku santap setiap hari.


Dia ajari aku melihat bagaimana Dia melepaskan aku dari berbagai ketakutan yang sering kali datang menghadang.






Dia ajari aku melihat dan menyadari bahwa Dia terus bekerja melalui akal dan pikiranku yang senantiasa memberiku inspirasi.



Dia ajari aku untuk jadi orang yang kuat, sekalipun aku sedang dalam kondisi yang sangat RAPUH.

Dia ajari aku untuk terus berharap dan mengandalkan Dia dalam segala hal.






KARENA DIA HIDUP dan TIDAK PERNAH DIAM.






Setiap kali aku berdiam diri dan datang padaNya,
Dia seolah sangat dekat dan mendengarkan setiap seruanku.







Saat aku berusaha protes dan terkadang hampir menjerit,
Dia ada serasa menepuk pundakku untuk memberi kekuatan


Dan hari ini,
rasanya Dia sedang menatapku dan menunggu aku untuk berbuat sesuatu...






Berbuat sesuatu yang sesuai dengan kehendakNya.


Dan dengan segala pengharapan yang sering kusebut iman,
biarlah Dia bertindak...




Sama seperti apa yang telah Dia lakukan di masa-masa yang lalu.

Kekerasan Hati...


Saat ini, yang aku tahu, aku sedang sangat mengeraskan hati.

Saat ini, yang aku tahu, aku sedang mencari begitu banyak arti.


Lagi-lagi setengah berlari...

Lagi-lagi sejenak berhenti...

Sembari berhenti mencari arti...

Tapi...



Sejenak membisu dan berbincang...

Jawabnya cukup menguatkan...



Sekarang yang ada tinggallah asa yang meredup yang berjuang agar tidak sampai padam.

Sekarang yang tersisa tinggallah harap yang terus dipelihara agar tidak sampai pupus termakan oleh waktu.



Hff....

Waktu...

Lagi-lagi dia yang jadi penentu...



Just wait...





Just trust...





Just do what is worthy... TODAY...








Akankah jadi Hampa?



Kegeraman,
Amarah,
Gertak gigi,
Senyum sinis,
...

Kenapa itu yang muncul?




Dimana letak TULUS?

Kemana perginya TOLERANSI?

Yang menonjol hanya ego dan keinginan untuk tidak terlihat salah...

Apa yang harus aku lakukan?

Kenapa semua serasa kosong?
Semua serasa tak berwarna?

Akankah semuanya jadi HAMPA?

Kamis, November 06, 2008

Kesalahan TERBESAR....



"Kesalahan terbesar terjadi
bukan hanya pada saat kita melakukan kesalahan,
tetapi juga pada saat kita tidak melakukan yang benar"